Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Presiden RI Akan Kunjungi Australia Bulan Maret 2010

Selasa, 23 Februari 2010

Presiden Republik Indonesia akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Australia, 9-11 Maret 2010. Ini adalah kunjungan kenegaraan Bapak H. Susilo Bambang Yudhoyono yang kedua ke Australia dalam kapasitas sebagai Presiden, sekaligus menjadi kunjungannya yang pertama ke Australia sejak terpilih kembali menjadi Presiden Republik Indonesia dalam pemilihan umum tahun 2009. Beliau akan didampingi Ibu Negara, Ibu H. Ani. Yudhoyono. Kunjungan ini melanjutkan tradisi Presiden SBY menjadikan Australia sebagai salah satu negara pertama yang dikunjunginya setelah dilantik menjadi Presiden.
 
Di Canberra, Presiden akan melakukan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Jenderal Quentin Bryce, dilanjutkan dengan pertemuan dengan Perdana Menteri Kevin Rudd untuk membahas isu-isu bilateral, regional dan intemasional. Para pemimpin tersebut diperkirakan membicarakan isu-isu perubahan iklim, ancaman terorisme, dan reformasi ekonomi dunia mengingat keanggotaan bersama Indonesia dan Australia pada G20.
 
Puncak kunjungan Presiden adalah pidatonya pada sidang bersama Parlemen Australia, yang dianggap oleh Presiden SBY sebagai kehormatan dan kesempatan baik untuk menunjukkan kepada para pengambil keputusan Australia bahwa Indonesia terus konsisten dalam upayanya untuk membina kerjasama strategis di antara ke-2 negara.
Presiden juga terjadwal bertemu dengan pimpinan oposisi Australia, Tony Abbott. Selanjutnya Presiden akan bertemu dengan masyarakat bisnis Australia di Sydney sebelum melanjutkan perjalanan resminya ke Papua New Guinea.
 
Sebagai dua negara terbesar di kawasan ini, Indonesia dan Australia memainkan peran penting dalam menjamin stabilitas dan mendorong kerjasama di antara negara-negara Asia Tenggara dan Pasifik Selatan. Presiden SBY mengharapkan kunjungannya dapat semakin mendorong hubungan baik yang telah dibina, yang sejak 2005 telah mengasilkan peningkatan yang belum pernah tercapai sebelumnya di bidang kerjasama dan comprehensive engagement. (sumber: KBRI Canberra)