INILAH.COM, Jakarta – Perdamaian dunia menjadi salah satu agenda Deplu pada 2010. Departemen ini akan memperhatikan sejumlah isu seperti perang Irak-Afghanistan serta nuklir Korut dan Iran.
“Politik luar negeri Indonesia takkan mengabaikan kesulitan yang terus berlanjut di Afghanistan dan Irak,” kata Menlu Marty Natalegawa ketika memberikan Pernyataan Pers Tahunan di Gedung Deplu, Jakarta, Jumat (8/1).
Dalam hal ini, Marty menegaskan pemerintah akan memberikan kontribusi yang sejalan dengan kapasitas nasional. Serta menyesuaikan dengan prinsip-prinsip kebijakan luar negeri Indonesia. Selain itu, ia juga memberikan perhatian lebih terhadap masalah nuklir Korea Utara dan Iran.
“Ada perhatian mengenai persepsi ancaman nuklir di Semenanjung Korea dan Iran. Tahun 2010 diperkirakan akan diwarnai kemungkinan adanya kemajuan penting dalam upaya penciptaan dunia bebas senjata nuklir,” ungkapnya.
Secara nasional, selaku Koordinator Gerakan Non-Blok (GNB), Indonesia akan berperan aktud pada Konferensi Kaji Ulang Traktat Non-Proliferasi (NPT Review Conference) di New York pada Mei mendatang. NPT melarang negara yang menandatanganinya untuk mengembangkan nuklir di atas kapasitas sebagai bahan bakar alternatif. [vin]