Kuliner Indonesia ludes terjual di Farmers’ Market, Praha, Rep. Ceko

No : 372/VII/11/2015

 

Lagi, untuk terus mempromosikan kuliner Indonesia di Republik Ceko, KBRI Praha berpartisipasi pada Pasar Petani (Farmers’ Market) di Dejvicka, Praha , Republik Ceko (07/11). Pasar dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Praha 6, Mr. Jan Lacina, pada jam 10.00 pagi Waktu Setempat, bersama para Duta Besar Negara-Negara ASEAN yang ada di Ceko – Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand dan Vietnam.

 

Saat pembukaan, Wakil Walikota Praha 6 menyambut hangat keikutsertaan Indonesia beserta negara ASEAN lainnya di Pasar Petani terbesar di Ceko tersebut. Sekitar 80% Kedutaan Besar asing di Ceko berkantor di wilayah Praha 6. Ajang ini diharapkan dapat mendekatkan warga lokal Ceko dengan kuliner khas dari negara-negara ASEAN yang dikenal lezat dan kaya akan rasa. Duta Besar RI Praha, DR. Aulia Aman Rachman, menyatakan senang Indonesia dapat berpartisipasi. Booth Indonesia merupakan yang terbesar di antara negara ASEAN lainnya. Dubes Aulia Rachman terkesan dengan antusiasme masyarakat Indonesia di Praha untuk berpartisipasi memasak sendiri dan menjual makanannya. Dubes Aulia Rachman berharap kegiatan promosi seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang karena merupakan bagian dari diplomasi budaya dan penggalangan masyarakat.

 

Beberapa kuliner yang dijual diantaranya pastel, dadar gulung, risoles, klepon, lumpia, tempe mentah, bakwan, pisang goreng, ketan uti, batagor, siomay, tahu isi, perkedel kentang, bakso, dan tidak lupa makanan hangat yang pas di musim dingin, serbat jahe. Salah seorang masyarakat yang berpartisipasi menjual, Widya Fahmaani Sykorova, mengatakan bahwa dirinya senang memperoleh kesempatan lagi untuk turut mempromosikan kuliner Indonesia di Pasar Petani. Widya yang fasih berbahasa Ceko mengatakan bahwa warga lokal suka dengan kuliner yang cenderung asin, daripada manis. Kuliner Indonesia ludes terjual sekitar jam 11.00 sementara pasar tutup pada jam 14.00 Waktu Setempat.

 

Selain menggandeng masyarakat, KBRI juga memberdayakan PPI Ceko untuk turut berjualan aneka kerajinan khas Indonesia. Ketua PPI Ceko, Monica Jonan, mengungkapkan kegembiraan atas partisipasi PPI Ceko di Pasar Petani kali ini. Dirinya berharap dapat turut membantu KBRI Praha untuk mempromosikan Indonesia di ajang-ajang lainnya.

 

Selain keikutsertaan pada Pasar Petani, kegiatan ASEAN Film Festival merupakan 2 (dua) kegiatan terpenting ASEAN Committee in Prague (ACP) yang beranggotakan 5 (lima) negara ASEAN di Ceko; Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam. Ini merupakan partisipasi Indonesia yang ke-3 di Pasar Petani Praha 6, yang dikunjungi oleh sekitar 8 ribu orang. Pasar buka setiap hari Sabtu, sepanjang tahun sejak Maret hingga Desember dengan pengunjung rata-rata adalah warga lokal setempat.

Similar Articles

Top