Kuatkan Hubungan dengan Ceko, Menlu Retno Dorong 5 Kerja Sama Prioritas

http://www.kemlu.go.id/id/berita/Pages/Kuatkan-Hubungan-dengan-Ceko,-Menlu-Retno-Dorong-5-Kerja-Sama-Prioritas.aspx

???????????????????????????????????????????????????????????????????????

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno L.P. Marsudi, menerima kunjungan resmi Menteri Luar Negeri Republik Ceko, Lubomir Zaoralek di Jakarta, Kamis (25/02) pagi. Menlu Retno melakukan pertemuan khusus dengan Menlu Ceko membahas perkembangan hubungan bilateral kedua negara, potensi pengembangan kerja sama di berbagai bidang, serta menandatangani Perjanjian Bebas Visa untuk Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas RI-Ceko serta Memorandum Saling Pengertian (MoU) Pembentukan Konsultasi Bilateral.

Kunjungan Menlu Zaoralek tersebut penting bagi peningkatan kerja sama dan kemitraan Indonesia-Ceko. Pertemuan bilateral kedua Menlu tersebut membahas 5 (lima) bidang kerja sama yang menjadi prioritas kedua negara. Bidang kerja sama tersebut ialah perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan dan people-to-people contact.

“Hubungan bilateral Indonesia dengan Ceko, khususnya di bidang ekonomi, berjalan dengan baik dan terus berkembang. Namun kedua negara masih perlu untuk mengoptimalkan potensi dan peluang yang dimiliki,” kata Menlu Retno.

Melalui MoU Pembentukan Konsultasi Bilateral kedua negara dapat secara reguler me-review pelaksanaan kerja sama bilateral. Dengan demikian, peluang atau potensi yang dimiliki kedua negara dapat dioptimalkan untuk mendorong kerja sama di berbagai bidang, khususnya bidang ekonomi.

Berdasarkan nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Eropa Tengah dan Timur, Ceko merupakan mitra keempat terbesar Indonesia setelah Rusia, Ukraina dan Polandia, dengan total perdagangan pada tahun 2014 sebesar USD 260.51 juta. Selain itu, total nilai investasi Ceko di Indonesia pada periode 2010 hingga kuartal ketiga tahun 2015 sebesar USD 34.35 juta.

Kunjungan Menlu Ceko yang disertai oleh 31 pelaku usaha Ceko ini  memiliki arti penting untuk semakin memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang telah terjalin lebih dari 23 tahun sejak pecahnya Cekoslovakia menjadi dua negara, Republik Ceko dan Republik Slowakia.

Ceko merupakan salah satu dari 75 negara yang diberikan fasilitas bebas visa kunjungan untuk tujuan wisata ke Indonesia berdasarkan Peraturan Presiden No.104 tahun 2015. Fasilitas tersebut diyakini dapat mendorong peningkatan kontak antar pelaku usaha dan direct trade kedua negara serta jumlah kunjungan wisatawan asal Ceko ke Indonesia.

Melalui Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas RI-Ceko, kedua negara dapat semakin mendorong people-to-people contact dan membuka peluang yang lebih luas untuk pengembangan dan peningkatan hubungan bilateral, dengan adanya kemudahan bagi para pemegang paspor dinas dan Diplomatik kedua negara melakukan kunjungan kerja/dinas.

Selama di Jakarta, selain melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu RI, Menlu Ceko melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden RI, Ketua DPD RI, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Menteri Perdagangan, Menteri Kelautan dan Perikanan dan Menteri perhubungan. Disamping itu, Menlu Zaoralek juga menghadiri forum bisnis antara pengusaha Indonesia dan Ceko di Jakarta dan Yogyakarta. Dalam kesempatan kunjungan ke Indonesia, Delegasi Menlu Ceko juga akan mengunjungi Yogyakarta dan melakukan kunjungan kehormatan kepada Sri Sultan Hamengkubuwono. (Sumber: Dit. ETT/Infomed)

Similar Articles

Top