Sekilas Tentang Negara Ceko

 

 

Nama Negara

 

Republik Ceko (The Czech Republic)

Bentuk Pemerintahan Demokrasi Parlementer
Ibukota Praha (Prague)
Letak Geografis 48º dan 51º Lintang Utara, 12º dan  18º Bujur Timur
Luas Wilayah 78.866 km²
Batas Negara Utara    : Polandia, Jerman
Barat    : Jerman
Timur    : Slovakia
Selatan : Austria
Hari Nasional 28 Oktober

(Hari Kemerdekaan Cekoslovakia 1918)

Bahasa Nasional Ceko (Rumpun Bahasa Slavia  Barat)
Jumlah Penduduk 10.504.203 jiwa ( 31 Desember 2011)
Kota dengan tingkat populasi terbesar Praha (1 285 995)

Brno (405 337)

Ostrava (314 666)

Plzen (173 932)

Liberec (105,229)

14 Propinsi (kraj) Hlavni Mesto Praha

Stredocesky

Jihocesky

Plzensky

Karlovarsky

Ustecky

Liberecky

Karlovehradecky

Pardubicky

Vysocina

Jihomoravsky

Olomoucky

Zlinsky

Moravskoslezsky

Kelompok Etnik Czech (90,4%)

Moravia (3,7%)

Slovak (1,9%)

Polandia (0, 5%)

Jerman (0, 4%)

Roma (0, 1%)

Silesian (0, 1%)

Lainnya (0, 3%)

Kelompok Minoritas Ukraina 131.965

Slovak     76.034

Vietnam   60,258

Rusia       27,178

Poland     21,710

Jerman    15,700

Agama 59 % tak beragama

26,8 % Katolik Roma

3,3 % Agama lainnya

2,1 %  Protestan

8,8% Unspecified

Kepala Negara Miroslav Zeman – Presiden
Kepala Pemerintahan Bohuslav Sobotka – Perdana Menteri
Menteri Luar Negeri Lubormir Zaoralek (TOP 09)
Parlemen bikameral Chamber of Deputies (200 kursi)

Senat (81 kursi)

Mata Uang Koruna (CZK). Nilai tukar Koruna terhadap dollar US pada Juni 2017 oleh Czech National Bank adalah  US$ 1 = CZK 23,32. Terhadap Euro adalah Euro 1 =  CZK 26,27.
Jumlah Tenaga Kerja 4,88 juta (2010) dengan komposisi di bidang Pertanian (3, 6%), Industri (40, 2%) dan Jasa (56, 2%)
Tingkat pengangguran 3,5 % (Desember 2016)
Rata-rata Gaji Kotor pekerja Ceko (9Maret 2012) CZK 26,067 eq 1,413 USD, pekerja dalam bidang bisnis keuangan dan asuransi berada dalam peringkat gaji tertinggi, sedangkan pekerja di bidang jasa makanan dan akomodasi adalah yang terendah. Gaji terendah berkisar  CZK 12,213 (643 USD).
Tenaga Kerja Asing berdasarkan kewarganegaraan 1.Slovakia

2. Ukraina

3. Moldova

4.Mongolia

5.Vietnam

6. Uzbekistan

7. Rusia

8. USA

9. China

10. Belarusia

11. Macedonia

Pertumbuhan Ekonomi 2,9% (Q1 2017)
Komposisi GDP per sektor (2016) Pertanian (2, 5%)

Industri (37, 5%)

Jasa (60%)

GDP US$368.7 milyar (Q1 2017)
GDP Percapita US$ $33,223 (2016)
FDI

DDI

US$ 6,8 miliar (2010)

US$ 43,8 miliar (2010)

Tahun Fiskal 1 Januari – 31 Desember
Tingkat Inflasi 0,6% (Juni 2010)
Produk Ceko Sepatu Bata, Petrof Piano, Bir (Plzensky, Staropramen,Budvar dll), Skoda (mobil), Perhiasan garnet (trutnov), porcelain (karlovy vary),kristal, produk gelas : untuk dekoratif (moser), untuk ornamen dan lampu (jablonec na nisou,novy bor) dan radar serta persenjataan militer,
Afiliasi Internasional PBB, WTO, EBRD, EU, NATO, OECD
Democracy Index Ke-16 (tahun 2010). Untuk catatan, Amerika Serikat berada di posisi ke-17, Indonesia di posisi ke-60 dan tertinggi di antara negara ASEAN lainnya.

Sejarah Hubungan RI-Ceko

  1. Sejarah hubungan bilateral RI-Ceko dimulai pada saat pemerintah Cekoslovakia mendirikan Konsul Kehormatan di Batavia pada tahun 1924. Sedangkan Pemerintah Indonesia mendirikan “Indonesian Information Service” di jalan Slezska 12, Praha 2 pada tahun 1948. Pemerintah Cekoslovakia mengakui Indonesia sebagai suatu Negara berdaulat pada 2 Februari 1950, Cekoslovakia membuka Konsulat Jenderal di Jakarta secara resmi pada 7 Maret 1950 dan dinaikkan statusnya menjadi Kedutaan Besar pada tahun 1957.
  1. Pada 31 Desember 1992, RI memberikan pengakuan kepada Republik Ceko yang berpisah secara damai dari Slovakia. Hubungan diplomatik RI-Ceko dibuka pada 1 Januari 1993. Hubungan politik antara Indonesia dan Ceko berjalan dengan baik. Hal ini disebabkan oleh sistem politik di Ceko yang terbuka dan kebijakan Indonesia yang lebih memperhatikan negara-negara di wilayah Eropa Tengah dan Timur.
  1. Kedua negara memiliki potensi yang besar untuk membina hubungan yang lebih erat. Ceko memandang RI letaknya sangat strategis dengan jumlah penduduk yang besar, memainkan peranan penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Asia Tenggara khususnya serta Asia Pasifik pada umumnya. Di samping itu, Ceko melihat Indonesia berperan aktif dalam kerjasama regional seperti ASEAN, APEC dan ASEM. Sedangkan menurut pandangan RI, Ceko memainkan peran cukup penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Eropa Tengah.
  1. Hubungan bilateral kedua negara tercermin dengan adanya saling kunjung antara kepala negara/pemerintahan kedua negara. Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri telah melakukan kunjungan kenegaraan ke Ceko pada 17-19 Juni 2002. Dan pada kesempatan itu, mendapatkan penjelasan mengenai industri militer/pertahanan Ceko. Sebelumnya, pada Oktober 1994 PM Vaclav Klaus telah lebih dahulu mengunjungi Indonesia. Peningkatan hubungan politis juga dilakukan kedua pihak dengan saling tukar kunjungan antara pejabat tinggi.
  1. Saling dukung dalam keanggotaan organisasi internasional juga dilakukan antar kedua negara. Sejauh ini saling dukung antara Indonesia-Ceko banyak dilakukan secara resiprokal pada beberapa organisasi internasional seperti pada ITU Council untuk periode 2010-2014, Interngovernmental Committee of Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage / ICH UNESCO dan International Law Commission (ILC) periode 2012-2016.
  1. Faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam membina hubungan dengan Ceko adalah semakin besarnya perhatian dan pembelaan terhadap demokrasi dan HAM sejak runtuhnya rezim komunis pada tahun 1989, baik di kalangan pemerintah, parlemen, media massa maupun masyarakat luas yang ditandai dengan menjamurnya LSM. Pemerintah Ceko secara umum menyambut baik dan mendukung proses demokratisasi di Indonesia dan mengharapkan konflik-konflik yang terjadi diselesaikan secara damai tanpa melanggar HAM. Ceko secara resmi mendukung integrasi dan keutuhan NKRI, menentang setiap upaya separatisme di Indonesia dan mendukung upaya-upaya Indonesia mengembangkan demokrasi, penanganan HAM serta penanggulangan terorisme.
  1. Dalam rangka lebih meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Ceko, kedua negara melakukan pertemuan konsultasi dari waktu ke waktu untuk mendiskusikan perkembangan bilateral kedua negara dan isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian kedua negara.
  1. Secara ringkas disampaikan bahwa hubungan bilateral Indonesia-Ceko berjalan dengan baik dan seiring perkembangan jaman, maka hubungan bilateral tersebut harus semakin ditingkatkan dan dieratkan.