Indonesia Perkuat Penetrasi Pasar di Export Festival Praha, Prague Congress Centre, 17-18 Juni 2015

KBRI Praha telah mewakili Indonesia berpartisipasi pada Export Festival 2015 yang diselenggarakan di Praha, Republik Ceko, tanggal 17-18 Juni 2015. Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) Budapest juga hadir untuk memberikan dukungan.

 

Pada Festival yang dihelat di Prague Congress Center ini, KBRI Praha menampilkan contoh-contoh produk yang telah beredar di Ceko dan sekitarnya, serta produk yang memiliki potensi untuk dipasarkan di Ceko seperti, antara lain, mie instant, makanan ringan, kopi, kosmetik, kembang gula, kerajinan berbahan batik, produk turunan minyak sawit, produk rempah, sambal, kacang, dan sepeda.

 

Di samping contoh produk, KBRI Praha juga menyajikan contoh makanan dan minuman untuk dikonsumsi khalayak, yaitu mie instant goreng, dadar gulung dan kopi asal Indonesia. Apresiasi positif diberikan oleh para khalayak yang mencoba makanan dan minuman tersebut. Tidak kurang dari 400 porsi mie goreng dan 400 potong dadar gulung habis diserbu pengunjung selama dua hari perhelatan.

 

KBRI Praha juga menampilkan demonstrasi pembuatan batik oleh mantan peserta program Darmasiswa asal Ceko. Demonstrasi batik ini menarik perhatian pengunjung yang sebagian besar adalah pengusaha asal Ceko.

 

Export Festival 2015 dibuka oleh Menteri Industri dan Perdagangan Ceko, Jan Mládek. Dalam pembukaannya, Menteri Mládek menekankan pentingnya menjalin jejaring antar pengusaha dari berbagai negara dengan pengusaha Ceko. Upaya tersebut ditunjukkan, antara lain, dengan melibatkan Kedutaan Besar dan perwakilan dagang dari negara-negara sahabat.

 

Oleh karena itu, di samping diikuti oleh pengusaha dari Ceko, Export Festival juga diikuti oleh 24 negara yang diwakili oleh Kedutaan Besar dan misi dagang masing-masing.

 

Export Festival adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh CzechInno (asosiasi pengusaha Ceko) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan dan Industri Republik Ceko. Tahun 2015 ini adalah penyelenggaraanExport Festival ke-tiga. Selain pameran, Export Festival juga diisi kegiatan seminar, business matching, dan pertunjukan kebudayaan.

 

Menurut Duta Besar RI untuk Republik Ceko, Aulia Aman Rachman, partisipasi KBRI Praha pada kegiatan Export Festival adalah sebagai salah satu pelaksanaan diplomasi ekonomi untuk mendukung visi-misi Pemerintah RI untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang ekspor selebar-lebarnya.

 

Secara khusus ditekankan oleh Dubes bahwa KBRI Praha akan terus pro-aktif memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk mempromosikan Indonesia, termasuk secara aktif mengikuti berbagai pameran dan eksposisi yang sering diselenggarakan di Ceko. Kreativitas dan pendekatan yang dilakukan KBRI Praha kepada pihak terkait menjadi salah satu kunci untuk mengatasi keterbatasan anggaran untuk mengikuti berbagai kegiatan.

 

Sebagai contohnya, Export Festival 2015 juga dimanfaatkan oleh KBRI Praha untuk mempromosikan pariwisata dengan menyampaikan brosur-brosur berisi informasi pariwisata di Indonesia. Strategi ini cukup berhasil, terbukti dengan adanya pendekatan yang dilakukan oleh sejumlah biro perjalanan wisata yang beroperasi di Ceko yang meminta informasi lebih lanjut tentang potensi pariwisata di Indonesia.

 

Di samping itu, peragaan pembuatan batik oleh salah satu mantan peserta program Darmasiswa juga menjadi wahana untuk mempromosikan program beasiswa dimaksud kepada khalayak Ceko.

 

Memanfaatkan momentum Export Festival 2015, telah pula dilakukan diseminasi informasi tentang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-30 yang akan di selenggarakan di Jakarta pada bulan Oktober 2015. Diseminasi dilakukan untuk menjaring pengusaha dan pembeli potensial dari Ceko untuk hadir pada TEI ke-30 dimaksud.

 

Secara garis besar, partisipasi Indonesia pada Export Festival telah berjalan dengan baik. Sejumlah pihak di Ceko menyatakan minatnya terhadap produk-produk yang ditampilkan dan akan melakukan tindak lanjut. Selama dua hari kegiatan, terdapat tidak kurang dari 30 inquiries terhadap produk-produk yang ditampilkan, seperti gula, dried fruit, bubuk coklat, rempah-rempah, produk kabel, produk mineral, kosmetik, mie instant, kopi, batik, dan potensi pariwisata.

 

17jun2

17jun3

17jun5

17jun6

17jun7

17jun8

 

Similar Articles

Top