“Islam adalah Agama Perdamaian” adalah tema Sholat Idul Adha 1430 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Praha, Ceko, Jumat 27 November 2009. Dalam kesempatan tersebut Duta Besar Indonesia, Salim Said, dan Duta Besar Malaysia, Datuk Zainal Abidin, menunaikan shalat bersama warga Indonesia dan Malaysia.
Ini merupakan kesekian kali Dubes Indonesia dan Malaysia beribadah bersama sebagai simbol rekatnya hubungan bilateral di tengah sejumlah isu dan polemik yang melibatkan kedua negara. Menurut siaran pers KBRI Praha, hadir juga pada sholat Idul Adha kali ini Dr. Wagiono Sunarto, Rektor Institut Kesenian Jakarta bersama rombongan yang tengah berada di Ceko.
Diawali dengan Takbir dan Tahmid yang dikumandangkan bersama oleh warga Indonesia dan Malaysia, sholat Idul Adha di Praha kali ini mengundang Imam dan Khotib Maksum Hambali, yang khusus didatangkan dari Belanda.
Dalam khotbahnya yang bertemakan Islam dan perdamaian, Maksum Hambali mengingatkan kembali kepada seluruh umat Islam yang hadir untuk memaknai Islam sebagai agama yang universal, yang dapat diterapkan di segala tempat pada semua jaman.
Hambali juga mengatakan bahwa Islam adalah agama yang sangat terbuka dan mewajibkan umatnya untuk berbuat baik dan toleran terhadap orang-orang yang tidak memerangi karena agama.
Hambali mencontohkan hubungan baik antara Nabi Muhammad dengan Abu Tholib pamannya yang bukan beragama Islam. Setelah selesainya acara sholat Idul Adha bersama, masayarakat kedua negara bersama-sama menikmati makanan khas lebaran.
Selain lontong sayur, yang dilengkapi dengan berbagai lauk khas Indonesia dan Malaysia, disediakan juga Coto Makassar dan Wedang Ronde yang menghangatkan suasana.