Cerita para Mantan Mahasiswa Indonesia Ikatan Dinas (MAMAHID) di hari Pahlawan

No : 374/VII/10/2015

 

Hanya tetesan air mata, kekesalan dan kebencian yang ada di benak salah seorang Mantan Mahasiswa Indonesia Ikatan Dinas (MAMAHID), Soegeng Soeyono. Pak Yono, begitu ia akrab dipanggil, pada masa Cekoslowakia tidak dapat pulang ke Indonesia, karena paspornya digunting oleh KBRI Praha waktu itu. Sejak tahun 1965 hingga 1998, dirinya memendam kerinduan akan tanah air, dan melampiaskannya dengan cara bersosialisasi dengan masyarakat Indonesia yang ada di Ceko, dan tanpa kenal pamrih membantu orang Indonesia di Praha yang ditemui atau diketahuinya. Setelah reformasi bergulir, Soegeng Soeyono, bersama teman-teman MAMAHID lainnya akhirnya bisa memperoleh kembali apa yang telah hilang dari dirinya dikarenakan vonis perbedaan pandangan politik di masa lalu.

 

Soegeng Soeyono hanyalah salah satu dari sekitar 23 orang MAMAHID yang tersisa di Ceko. Ada sekitar ratusan MAMAHID yang dikirim belajar oleh Presiden Soekarno untuk menimba ilmu di Cekoslowakia pada tahun 1960-an. Sebagian kecil para MAMAHID saat ini masih memberikan karyanya, dengan keahlian yang beragam, seperti ahli nuklir, ahli besi, ahli kimia dan lain-lain.

 

Dengan gelombang sejarah yang telah berpindah, bangsa Indonesia tidak dapat memungkiri bagian masa lalunya, sesuram apapun itu. Sejarah merupakan pijakan yang membentuk kepribadian dan karakter suatu bangsa dan Indonesia adalah bangsa yang menghargai para pendahulunya.

 

Itulah inti alasan Duta Besar RI Praha, DR. Aulia Aman Rachman, untuk memberikan penghargaan kepada para MAMAHID pada momen upacara bendera memperingati hari Pahlawan Nasional di Praha, Ceko, atas jasa-jasa para MAMAHID untuk terus menyukseskan berbagai kegiatan KBRI Praha selama ini.

 

Suasana khidmat begitu terasa usai pemberian penghargaaan. Duta Besar Aulia selanjutnya membacakan puisi Chairil Anwar berjudul Kerawang Bekasi, sebagai pesan inspirasi kepada generasi muda, untuk terus berkarya dan mengisi kemerdekaan.

 

Praha, 10 November 2015

Similar Articles

Top